Jumat, 04 Januari 2013



detail berita
Ilustrasi (Foto: Mashable)
LONDON - Banyak orang tua yang mengkritik penggunaan internet sebagai kegiatan yang tidak aman dan adiktif. Tapi, sebuah studi baru yang dilakukan oleh Oxford University mungkin bisa mengubah pola pikir orang tua.

Dilansir dariMashable, Jumat (4/1/2013), Departemen Pendidikan Oxford University menunjukkan bahwa remaja yang tidak memiliki akses internet sebenarnya mengalami kerugian, baik dari segi pendidikan dan sosial. Berdasarkan National Office of Statistics, sekira lima persen keluarga di Inggris yang memiliki anak tidak memiliki akses internet yang cukup.

Hasilnya, pelajar offline melaporkan bahwa mereka mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas dan merasa tidak diikutsertakan dalam kegiatan sosial.

Meski membatasi penggunaan internet bisa memberikan kerugian bagi remaja, bukan berarti internet selalu memberikan keuntungan bagi penggunanya. Studi ini juga menemukan masalah yang diakibatkan karena menggunakan internet berlebihan seperti mudah tergganggu, sehingga tidak mendapatkan manfaat dari penggunaan internet.

0 komentar:

Posting Komentar